Tendangan Granit Xhaka di awal-awal pertandingan Arsenal melawan Manchester United menjadi awal berasal dari mimpi buruk Setan Merah di pekan ke-30 Liga Primer Inggris 2018/19, Minggu (10/3). Gol Xhaka menjadi pembuka gol Arsenal sebelum Pierre-Emerick Aubameyang mengunci kemenangan Meriam London atas United dengan skor 2-0.

Dikatakan website judi terpercaya, Pada gol pertama, kiper Manchester United, David De Gea, menjadi sorotan karena terkesan lengah agar sebabkan tendangan Xhaka meluncur mulus ke gawang yang dijaganya. Tayangan ulang gol lantas memperlihatkan bahwa tersedia keanehan berasal dari tendangan Xhaka yang sebabkan De Gea tidak benar melaksanakan antisipasi agar muncul tak berkutik.

Xhaka menendang gunakan kaki kiri berasal dari luar kotak penalti dan bola seolah-olah akan mengarah ke segi kiri gawang. De Gea langsung bereaksi dan bergerak ke segi kiri gawang untuk menghalau bola. Namun sepersekian detik sehabis bola ditendang, secara tiba-tiba arah bola berubah menuju arah sebaliknya. Bola justru berbelok menuju gawang anggota kanan dan sebabkan De Gea mati langkah.

Tendangan Xhaka ke gawang David De Gea tersebut merupakan tendangan yang dikenal dengan sebutan knuckle shoot. Tendangan dampak tersebut seolah-olah sebabkan bola berbelok dua kali atau muncul secara tiba-tiba, muncul berasal dari jalan lengkungan awal.

Ada banyak pemain yang mampu melaksanakan tendangan semacam ini. Cristiano Ronaldo, Juninho Penambuchano, Hakan Calhanouglu, dan lebih dari satu pemain lainnya kerap melakukannya melalui tendangan bebas mereka.

Perubahan arah bola yang tiba-tiba dan sulit untuk dikira sebabkan knuckle shoot menjadi tendangan yang terlampau sulit untuk diantisipasi kiper. Perubahan arah yang berlangsung tidak hanya perubahan secara horizontal, tetapi juga perubahan vertikal dengan tiba-tiba bola menukik turun atau melayang di udara.

Pemain yang melaksanakan tendangan ini pun sebetulnya tidak tahu kapan dan akan ke mana bola tendangannya itu berbelok atau berubah arah. Ketidakpastian laju bola ini makin lama sebabkan tendangan knuckle shoot terlampau ditakuti oleh kiper manapun di dunia.

Namun tentu saja tidak enteng untuk melepaskan tendangan knuckle shoot. Pemain profesional pun belum tentu mampu melakukannya setiap saat. Atau lebih-lebih lebih dari satu tendangan knuckle shoot muncul tanpa disengaja oleh sang penendang.

Tingkat kesusahan tendangan ini muncul berasal dari cara melakukannya di mana bola wajib ditendang tepat di anggota tengah. Sedikit melenceng berasal dari anggota sedang akan sebabkan tendangan menjadi tendangan biasa atau menjadi tendangan pisang yang melengkung menuju satu sisi, tendangan yang juga istimewa tetapi lebih enteng dilakukan.