Desain interior setiap rumah mencerminkan selera penghuni akan karya seni dan mendesain interior kamar di rumah, seperti bekerja dengan seni. Untuk mendesain interior sebagai lukisan, rumah terlihat indah dengan mewarnai dinding, menata dan menambahkan aksesori atau furnitur ke lokasi tertentu dengan fungsi tertentu. Di antara berbagai kamar di rumah, kamar anak-anak adalah kamar yang memiliki prioritas dalam hal tata letak dan dekorasi. Kamar anak-anak tempat anak-anak Anda menghabiskan banyak waktu untuk bermain, belajar, dan beristirahat. Interior kamar anak-anak harus dirancang dan diatur sesuai dengan kebutuhan anak-anak Anda.

Desain dan tata letak kamar anak-anak lebih mudah diimplementasikan jika Anda memiliki rencana desain terlebih dahulu. Rencana interior kamar anak Anda dapat diatur dengan memperhatikan poin-poin berikut.

  • Perhatikan lokasi dan kondisi lantai, dinding, dan jendela yang ada.
  • Tentukan area tidur, belajar, bermain, dan area lain yang dibutuhkan anak-anak.
  • Penataan furnitur seperti tempat tidur, lemari, meja belajar, dan hal-hal lain yang dibutuhkan anak-anak, tergantung pada dimensi ruangan.
  • Tentukan warna dan tata letak ruangan untuk menjadi yang terakhir disentuh.

Setelah desain interior dan tata letak kamar tidur anak ada di tangan Anda, langkah selanjutnya adalah menentukan skema warna untuk interior ruangan. Orang sering berpikir bahwa semua warna cocok untuk dipadukan dalam kamar anak, padahal sebenarnya tidak sepenuhnya benar.

Pertama-tama tentukan warna dasar yang cocok dengan karakter ruangan dan kepribadian anak Anda, kemudian gunakan warna tersebut sebagai referensi untuk mendekorasi dan menentukan variasi warna lainnya. Gunakan sebanyak mungkin hanya tiga jenis warna atau kurang untuk menciptakan kesan ruangan yang terlalu sibuk. Ada berbagai pilihan warna yang sesuai dengan desain kamar anak, yaitu warna solid ceria atau warna pastel yang menenangkan. Ketika Anda mendekorasi interior kamar anak-anak, Anda memilih warna yang dapat digabungkan agar sesuai. Warna yang cocok terlihat kusam.

Jangan takut untuk menggabungkan lemari kuning dengan meja belajar hijau atau dinding biru gelap. Namun, jangan sesekali mengecat seluruh dinding dengan warna seragam karena akan mematikan ruangan. Gunakan hanya warna di dinding sebagai aksen di satu sisi dinding. Selain memperhatikan skema warna, desain kamar bayi harus disesuaikan dengan usia anak Anda. Seiring bertambahnya usia, kebutuhan dan selera anak berubah dalam dekorasi.